[Repost] Kuliah di Jurusan Matematika

Tulisan ini pernah saya buat di website masukitb(dot)com dalam rangka untuk memberikan gambaran ke adik-adik yang masih SMA tentang jurusan Matematika di ITB. Entah mengapa, kini website tersebut tak bisa diakses lagi namun ada blog lain yang me-repost ulang tulisan ini. Terima kasih kepada pemilik blog, mbak Witsqa

Tulisan di bawah ini saya copy-paste langsung tanpa diubah lagi


Tentang Jurusan Matematika

Matematika, siapa yang ga tau bidang ini. Setiap calon mahasiswa baik apapun jurusan yang diambil di kuliah, minimal pernah belajar matematika selama 12 tahun. Dan beberapa jurusan kuliah non-matematika, teknik misalnya, pasti ketemu lagi dengan bidang ini. Jadi takut dengan matematika sudah tidak relevan lagi bagi kalian.

Bagaimana dengan Jurusan Matematika (MA)?

Materi Kuliah

Untuk tingkat-tingkat awal di jurusan MA, akan diajarkan tools-tools dasar yang akan menunjang kuliah-kuliah tingkat lebih tinggi lagi. Beberapa kuliah dasar yang akan ditemui di jurusan matematika.

  • Aljabar Linear Elementer
  • Matematika Diskrit
  • Kalkulus
  • Statistik Dasar / Analisis Data
  • Persamaan Diferensial

Karena masih berupa tools, kuliah tingkat awal di MA masih banyak hitung-hitungannya. Setelah kuliah-kuliah dasar diatas, kalian akan dapat kuliah yang benar-benar real untuk anak MA yang tidak dipelajari oleh jurusan lain (Kuliah diatas masih dipelajari anak-anak dari jurusan lain, teknik misalnya) seperti :

  • Analisis Real dan Kompleks
  • Statistika Matematika
  • Aljabar Linear Lanjut, atau Aljabar Abstrak
  • Teori Peluang, Teori Graf
  • Teori Optimasi

untuk kuliah-kuliah diatas, kita diajarkan bagaimana mengerjakan pembuktian matematika secara rigorous dan tertata rapi (khususnya kuliah Aljabar, Analisis Real dan Kompleks) . Disini tidak ada lagi yang namanya menghitung-hitung seperti kuliah tingkat awal. Bahkan soal ujian pun kadang ada yang tidak mengandung angka sama sekali, hanya kalimat saja tetapi penyelesainnya rame

Setelah kuliah-kuliah diatas, kalian tentu akan mengerjakan tugas akhir atau skripsi. Untuk mengambil tugas akhir, kalian perlu memutuskan untuk masuk ke bidang matematika yang lebih spesifik dan mendalam, nanti akan dijelaskan beberapa kelompok keahlian yang ada di jurusan MA ini

Anak MA itu biasanya gimana sih?

kalau saya berani bilang beragam. Mulai dari yang berkacamata tebal dan rajin baca buku, sampai yg sering gaul dan modis ada semua disini . Kesamaan mereka satu, logis dan nalar insya Allah sangat terlatih jika kalian kuliah di MA karena matematika adalah sekolah berpikir (kata salah satu dosen saya)

Kelompok Keahlian

Kelompok keahlian disini adalah bidang keahlian khusus yang lebih sempit dan mendalam di dalam bidang keilmuan matematika. Setidaknya ada 5 kelompok keahlian

  • Aljabar

Salah satu bidang yang lumayan hardcore (setidaknya menurut saya, mungkin berbeda buat orang lain). Didalamnya banyak aneka ragam pembuktian matematis yang bahkan kalian sendiri tidak kebayang gunanya untuk apa dan bagaimana ilustrasinya (sorry buat anak aljabar :p). Yang diajarkan disini adalah konsep2 penting yang ada di aljabar misalnya konsep himpunan, bilangan, matriks, ruang vektor, grup, ring, dll

  • Statistik

Disini kalian akan belajar bagaimana mengolah, menginterpretasi, dan mengambil keputusan berdasarkan data yang ada. Secara garis besar memang seperti itu. Agar kalian bisa mempunyai skill diatas, wajib hukumnya untuk mengetahui konsep peluang (probability). Setidaknya ada 3 mata kuliah yang masing-masing berbobot 4 SKS yang wajib diambil oleh anak Matematika (MA) di bidang statistik. Bagi yang mau jadi aktuaris, harus jago di statistiknya. Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) dan ITB sudah menandatangani MoU yang berakibat kuliah-kuliah statistik di MA-ITB bisa dikonversi langsung menjadi modul mata ujian profesi aktuaris.

  • Kombinatorika

Kalau boleh saya bilang, kombinatorika itu core ilmu dari informatika. Disini kalian akan belajar teori graf, teori bilangan, kriptografi, teori koding (ini jeroannya barcode, CD ROM, tiket parkir, dll). Bidang ini masih tergolong baru, masih banyak misteri didalamnya. Contoh penerapannya pasti kalian tahu kan jadwal pesawat terbang? dengan menggunakan konsep graf, akan dengan mudah mengatur jadwal pesawat sesuai dengan armada, crew, pilot, dan tujuan pesawat secara optimum.

  • Analisis dan Geometri

Ini bidang yang saya sukai. Disinilah kalian akan tahu asal mula turunan, limit, integral yang bukan sekedar ngitung seperti SMA. Selain itu, Geometri juga bidang yang seru. Geomteri disini tidak sekedar apa luas Persegi, apa luas lingkaran . Tapi kalian akan belajar bagaimana bentuk kurva, bentuk permukaan, dan berbagai fenomena yang ada seperti kelengkungan, triangulasi, parametrisasi, dll

  • Matematika Terapan

Bidang yang paling “manusiawi” diantara bidang2 keahlian macam aljabar, kombinatorik, dan analisis/geometri. Mengapa demikian? karena bidang inilah akan diperlihatkan, betapa besar jasa matematika didalam kehidupan. Segala macam fenomena yg ada di masyarakat dapat di modelkan disini. Mulai dari persebaran penyakit, ekonomi, pertumbuhan bakteri, aliran minyak di pipa, penjadwalan, dan lain-lain.

Prospek Kerja?

Kalau bisa saya bilang, anak MA ga bakal kehabisan kerja. Minimal dengan modal logika dan nalar yang telah di gembleng selama kuliah, kalian bisa jadi problem solver yang baik

Mungkin ada pendapat lama yang mengatakan “anak MA mah ujung2nya jadi dosen”. Memang, peluang jadi dosen pasti ada . Bidang pendidikan menjadi salah satu bidang yang ramai diisi sama anak MA.

Bidang Ekonomi, seperti perbankan, finance, asuransi banyak juga anak MA disana. Risk management salah satu bidang yang menjanjikan. Ada lagi profesi aktuaris, profesi ini masih jarang dan banyak permintaan karena perusahaan asuransi wajib mempunyai aktuaris.

Bidang-bidang lain, seperti energi, oil dan gas dapat dimasuki oleh anak MA, walaupun jumlahnya tidak banyak. Ilmu dinamika fluida yang ada di kelompok keahlian matematika terapan akan menjadi jembatan antara dunia oil dan gas dengan orang MA.

http://masukitb.com/c/2787

Tentang Aktuaria

Mungkin bagi pembaca masih belum tahu apa itu aktuaria, aktuaria adalah suatu cabang ilmu yang biasa di dalam bidang asuransi atau manajemen resiko. Dalam hal ini resiko yang dimaksud adalah suatu resiko kerugian atau “loss” di bidang finansial seperti kehilangan, kerusakan, bencana, kematian, dll. Aktuaria meliputi ilmu statistik dan peluang. Berbeda lagi dengan Aktuaris. Aktuaris adalah orangnya, atau profesinya. Wadah bagi para aktuaris di Indonesia adalah Persatuan Aktuaris Indonesia. Untuk dapat mendapatkan profesi sebagai aktuaris, kita perlu mengikuti aturan yang ada dari mereka yaitu harus lulus beberapa mata ujian. Sedangkan menurut PAI aktuaris mempunyai 2 tingkatan, yaitu ASAI (Associate Actuary Societies Indonesia) dan FSAI (Fellow Societies Actuary Indonesia).

Nah kita kembali ke jurusan Matematika ITB. Pada tahun 2008 saya lupa bulan apa, ITB menandatangani MoU dengan PAI yang isinya kurang lebih ada beberapa mata kuliah dari jurusan Matematika ITB yang bisa disetarakan langsung ke 5 dari 8 mata ujian profesi aktuaris dari PAI. Hal ini sangat menggembirakan karena kuliah MA ITB diakui kualitasnya, dan dengan hanya syarat nilai minimal B, kita sudah dapat menyetarakan nilai mata kuliah tersebut menjadi kelulusan suatu mata ujian profesi aktuaris

Berikut adalah mata kuliah S1 MA-ITB yang bisa disetarakan langsung ke mata ujian profesi aktuaris (dengan masing2 nilainya minimal B)

  • Analisis Data
  • Metode Statistika
  • Pengantar Analisis Multivariat
  • Teori Peluang
  • Statistika Matematika
  • Model Risiko
  • Pendahuluan Teori Suku Bunga

dan berikut adalah kuliah S2 jurusan Aktuaria di ITB yang juga bisa disetarakan dengan mata ujian profesi aktuaris

  • Teori Risiko
  • Matematika Asuransi Jiwa 1
  • Matematika Asuransi Jiwa 2
  • Teori Kredibilitas dan Simulasi

Oh iya, di tingkat akhir. Kita boleh mengambil mata kuliah berkode awal 5 atau 6 dimana mata kuliah tersebut adalah mata kuliah untuk tingkat S2 :D

Mata kuliah diatas banyak karena ada 1 mata ujian profesi aktuaris yang setara dengan 2 sampai 3 mata kuliah. Jadi harus dituntut kerja keras agar semua mata kuliah diatas dapat nilai minimal B :B

Saya sendiri saat ini berada di tingkat 4 jurusan MA ITB. Saya sudah mengambil sebagian besar kuliah di atas. dan yang paling seru adalah kuliah Matematika Asuransi Jiwa. Di kelas ini, membicarakan “kapan kamu mati” atau “jika kamu mati pada umur sekian blabla bla” sudah biasa dan wajar. Bahkan peserta kelas ini sudah bisa melakukan simulasi umur seseorang lalu dapat menghitung premi yang cocok untuk orang tersebut sesuai umurnya. Ada suatu hari dosen kami pak Syamsudin menceritakan sembari melakukan simulasi untuk menghitung peluang ada orang yang berumur 22 tahun pulang dari kuliah ini, ke gerbang belakang ITB, lalu keserempet angkot lalu terlindas truk sampah. Alias mati sekitar 30 menit lagi dari 1 juta sampel data yang digenerate secara random.

Jadi untuk adik-adik yang masih belum kebayang kalau mau masuk matematika ITB mungkin pilihan arah keahlian aktuaria ini patut dipertimbangkan karena profesi aktuaris di Indonesia masih sedikit. Dan profesi ini mungkin hanya bisa dilakukan oleh orang dari jurusan Statistik atau Matematika saja.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, silahkan hubungi saya lewat account masukitb.com ini

Sekelumit Sejarah Jilbab di Sekolah Negeri di Indonesia

Originally posted on Maaini's Weblog:

KASUS JILBAB DI SEKOLAH-SEKOLAH NEGERI DI INDONESIA

TAHUN 1982-1991

OLEH:

ALWI ALATAS

* Keterangan: Artikel ini disederhanakan dari paper akademik yang diajukan untuk lomba penelitian LIPI beberapa tahun lalu, walaupun sayangnya tidak menang. Artikel lengkapnya bisa diambil pada attachment di bagian ke-3 tulisan ini. Secara umum isinya hampir sama dengan buku Revolusi Jilbab yang pernah kami tulis, hanya saja lebih ringkas dan lebih mengikuti pola penulisan akademik yang strict. Semoga bermanfaat.

Latar Belakang

Hubungan antara Pemerintah Orde Baru dengan umat Islam telah banyak mendapat perhatian dari para pengamat sosial dan politik. Sebagaimana masa-masa sebelumnya, hubungan umat Islam dan negara pada masa Orde Baru mengalami proses pasang surut. Hubungan tersebut diawali dengan adanya kerja sama di antara kedua belah pihak, kemudian terjadi ketegangan dan konflik, dan akhirnya kembali saling mengakomodasi.

Kerja sama antara kedua belah pihak di awal terbentuknya pemerintahan Orde Baru sebenarnya lebih dilandasi oleh adanya kepentingan bersama…

Lihat yang asli 4.154 kata lagi

Resensi Buku: Menyusuri Garis Bumi

Cover Menyusuri Garis Bumi (Goodreads)

Menyusuri Garis Bumi
Clement Steve
Grasindo, 2014
374 halaman

Jujur buku ini merupakan buku bertemakan pendakian gunung pertama yang saya baca. Membaca buku ini seperti membaca catatan pendakian gunung yang sering saya post di blog ini. Penulisnya adalah Oom Clement Steve, mahasiswa (dulu) Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta yang kini bernama Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Saat mahasiswa, beliau sering mendaki gunung lalu sesekali menuliskan catatan perjalanan di notes kecilnya. Di buku ini juga diceritakan awal mula beliau tercebur ke dalam hobi ini yaitu ketika Oom Steve melihat kakaknya yang sering menenteng tas besar di malam minggu.

Beberapa gunung pernah didaki oleh beliau. Dari beberapa gunung yang didaki, kebetulan saya juga pernah mendakinya. Sebut saja Merbabu, Gede – Pangrango, Semeru, Kerinci, Merapi dan lain-lain. Membaca berbagai kisah dari Oom Steve ini seakan-akan membawa saya memasuki mesin waktu. Mungkin keadaan gunung tetap sama antara sekarang dengan tahun 1970an dulu, tetapi untuk mencapainya tentulah sudah berbeda.

Contohnya, Oom Steve menceritakan pengalaman beliau mendaki menuju air terjun Cibereum yang terletak di kaki gunung Gede – Pangrango. Saat itu, belum ada angkutan dari Cimacan menuju Cibodas sehingga mereka harus berjalan kaki. Berbeda dengan keadaan saat ini. Saat itu juga kompleks Gunung Gede – Pangrango belum menjadi Taman Nasional.

Cerita Oom Steve saat ke Kerinci menurut saya yang paling menarik. Oom Steve banyak bercerita tentang almarhum Pak Paiman. Bagi yang pernah mendaki Gunung Kerinci, kemungkinan besar akan tahu nama Paiman yang kini menjadi nama sebuah homestay di Kayu Aro, Jambi. Dari buku ini, saya mendapatkan sebuah pelajaran yaitu jangan lupa mencatat keadaan masyarakat sekitar gunung.

Layaknya sebuah catatan perjalanan, buku ini ditulis dengan bahasa sehari – hari. Kita seakan – akan sedang ngobrol dengan Oom Steve hanya dengan membaca buku ini. Di buku ini juga banyak dokumentasi foto pendakian. Dapat kita lihat bahwa keadaan gunung tidak banyak berubah kecuali Gunung Merapi akibat letusan 2006 (di buku ini, Puncak Garuda masih utuh)

Buku ini cocok untuk kalian yang sedang keranjingan mendaki gunung

Menghadapi Pandangan Orang Awam Mengenai Matematika

Originally posted on jonathanhoseana:

Pengantar

Ada beberapa persepsi tidak benar mengenai matematika yang dimiliki oleh orang awam. Persepsi-persepsi tersebut menjadikan matematika tidak lagi bermakna, dan berangsur-angsur kehilangan jati dirinya. Tulisan ini akan membahas dua persepsi yang menurut penulis paling sering muncul. Yang pertama adalah persepsi bahwa matematika adalah pelajaran menghitung, sedangkan yang kedua adalah persepsi bahwa matematika adalah pelajaran yang tidak berguna karena jauh dari kehidupan nyata.

Persepsi Pertama: Matematika Sebagai Pelajaran Menghitung

Ketika sekumpulan mahasiswa dari berbagai bidang studi yang sedang bersantai di kafe ingin menghitung besar patungan yang harus dibayar oleh masing-masing dari mereka atau besar uang kembalian yang seharusnya mereka peroleh, secara spontan mereka langsung menunjuk mahasiswa matematika untuk melakukannya. Mari kita kritisi fenomena ini.

Sebagai seseorang yang menekuni matematika, sudah tidak jarang lagi penulis berhadapan dengan situasi seperti ini. Sekali dua kali, penulis menganggapnya sebagai candaan. Lama kelamaan, penulis merasa bahwa ada yang bisa dikaji dari pengalaman itu.

Pertama-tama, penulis…

Lihat yang asli 1.586 kata lagi

Too Much Hate Will Kill You

adrianpradana:

Hahahahaha

Originally posted on Dina Y. Sulaeman:

Apa??? Istri Presiden Turki datang ke Aceh menjenguk pengungsi Rohingya?? Benar-benar heran saya, kok mereka percaya begitu saja pada berita seaneh ini. Agaknya, ilmu HI itu memang penting diketahui publik. Kunjungan selevel ibu negara dari negara asing, mana mungkin ujug-ujug, langsung datang ke Aceh? Secara diplomatik itu kan ga mungkin bangeeet..?? *tepok jidat 10x*. Kalau bener istri Presiden Turki datang ke Indonesia, mustilah disambut oleh pejabat tinggi negara kita, dan beritanya pasti ada di media-media terkemuka. Lha ini, diberitakan oleh ABU-ABU-an *dan ternyata dia konon ustadz lho* Anehnya demikian banyak orang yang percaya (sedemikian awamnyakah orang Indonesia? Tapi yang nge-share saya liat sebagiannya orang-orang terpelajar tuh). Dalam waktu 7 jam, sudah 1300 lebih yang share.

(klik untuk memperbesar) (klik untuk memperbesar)

Dan saat saya baca komen-komennya… gila… benci banget mereka sama Jokowi, ia dan istrinya dimaki-maki dengan kata-kata yang kasar. Bahkan ketika ada yang mengingatkan bahwa itu berita kunjungan istri Erdogan ke Myanmar…

Lihat yang asli 546 kata lagi

Twitter data show that a few powerful users can control the conversation

Originally posted on Quartz:

Twitter advocates like to talk about how Twitter giveseveryone avoice. But we should have no illusions that all voices are equal. A Twitter user at the 99th percentile for followers will have 50 times as many as the median Twitter user. This is far more unequal than even the notoriously skewed income distribution in the US, where someone at the 99th income percentile makes about eight times (pdf) what the median person does. The inequality raises a question: to what extent do a few powerful voices control the way we perceive events? To answer this, I looked at reactions to more than a dozen news events over the past year and analyzed the extent to which powerful Twitter accounts dominated discussion.

Consider, as a first revealing example, Obama’s speech on the 50th anniversary of the Selma march. For each line in the speech, I calculated the number…

Lihat yang asli 975 kata lagi

Tentang Efisiensi Keyboard Dvorak

Ternyata sudah hampir 4 tahun saya menggunakan keyboard Dvorak. 4 Tahun yang lalu saya berpikir bahwa dengan mempelajari keyboard Dvorak, kecepatan mengetik saya akan berkali-kali lebih cepat dari biasanya. Hal ini tidak sepenuhnya salah. Kini saya bisa mengetik hingga 120 kata per menit dalam bahasa Indonesia dan sekitar 80an kata per menit dalam bahasa Inggris. Jauh lebih cepat jika saya menggunakan keyboard QWERTY.

Beralih dari QWERTY ke Dvorak juga bukan pekerjaan mudah. Setidaknya saya membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan untuk mempelajari keyboard ini sampai di level touch typing (mengetik tanpa melihat papan keyboard). Saya pikir, mengetik cepat tanpa melihat dapat menjadi advantages bagi saya. Ternyata hal tersebut sama sekali tidak benar. Buat apa punya skill mengetik hingga lebih dari 100 kata per menit jika isi kepala hanya 30 kata per menit? Disinilah saya merasa bahwa suatu solusi yang dianggap efisien, ternyata menjadi tidak efisien ketika mencari jalan keluarnya.

Ternyata tidak sampai di sana. Saat saya mulai bekerja, skill ini lumayan berguna ketika mengetik email. Kebetulan saya punya big boss yang lumayan geeky. Dimulai dari saya yang menggunakan keyboard mekanik tipe cherry blue yang lumayan berisik itu, hingga dia melihat sendiri susunan huruf keyboard yang saya gunakan ternyata bukan QWERTY.

Bos saya salut dengan ‘kurang kerjaannya’ saya yang menggunakan stupid keyboard (dia sebut keyboard dvorak milik saya dengan sebutan itu). Kebetulan dia juga antusias mengenai kemampuan mengetik cepat dan pernah menantang saya balapan mengetik dan akhirnya saya sedikit jauh lebih cepat dari dia yang menggunakan QWERTY.

Pada suatu hari saya dipanggil ke ruangannya. Dia bercerita tentang senjata terkenal yang biasa digunakan oleh tentara Amerika Serikat, M-16.

“Kau tahu M-16?”

“Ya”, saya jawab

“Senjata itu sudah ada sejak tahun 1960an dan masih digunakan hingga saat ini oleh tentara Amerika Serikat. Tentu saja, diantara tahun 1960an hingga saat ini, banyak senjata-senjata baru yang dibuat. Tapi mereka tetap menggunakan itu, kenapa? Jika senjata tipe terbaru tidak dapat membuat perbedaan yang sangat signifikan, mereka tidak akan mengganti senjata yang mereka gunakan”

Di sini saya mengerti apa yang dia maksud. Dalam kasus susunan huruf keyboard, QWERTY telah ada dan digunakan lebih dulu daripada susunan Dvorak. Saat itu, entah sudah ribuan atau puluhan ribu typist yang sudah dilatih dan terlatih dalam menggunakan QWERTY. Tidak serta merta mereka harus mengganti susunan keyboard yang mereka gunakan. Mengganti susunan keyboard perlu waktu tersendiri untuk melatih ulang para typist. Tentu ini suatu hal yang tidak efisien meski ada klaim susunan Dvorak dapat membuat seseorang mengetik lebih cepat karena susunan hurufnya disusun dengan mempertimbangkan aspek ergonomi. Tidak seperti QWERTY yang disusun hanya sekedar mesin tik tidak jamming ketika seseorang mulai mengetik dengan cepat.

Kemudian permasalahan lainnya muncul, yaitu shortcut yang ada di setiap software, dibuat berdasarkan susunan keyboard QWERTY! Saya berikan contohnya. Kita tahu bahwa shortcut untuk copy dan paste adalah Ctrl + C dan Ctrl + V. Mengapa huruf C dan V? Sederhana saja, karena kedua huruf ini bersebelahan, dan sangat mudah diakses jika kita juga menekan tombol Ctrl yang biasa ada di sudut keyboard.

Hal ini jauh berbeda jika susunan keyboard yang digunakan adalah Dvorak. Letak huruf C dan V di keyboard Dvorak berjauhan satu sama lain. Jika saat membaca ini anda menggunakan keyboard QWERTY, letak huruf C di keyboard Dvorak terletak di huruf I, dan huruf V terletak di tombol “.” titik. Tentu ini sebuah siksaan tersendiri untuk melakukan Ctrl + C dan Ctrl + V.

How to deal with this? Saya masih menggunakan keyboard Dvorak in daily basis. Pekerjaan seperti menulis email atau blog, keyboard Dvorak masih saya gunakan. Saya beralih ke QWERTY jika menggunakan aplikasi yang banyak menggunakan shortcut untuk mempermudah pekerjaan saya, misalkan Excel. Tidak ada yang mubazir. Kini saya bisa menggunakan dua susunan keyboard secara touch typing :D.

Di Balik Penciptaan Ulang Narasi Kartini: Mencari Identitas Sejati Kartini

Originally posted on Dipa Nugraha:

Tulisan ini adalah terbit ulang dari empat tulisan serial terjemahan adaptatif Zen Rs yang pernah terbit di Newsroom Blog di kanal berita Yahoo! Indonesia yang terbit berturut-turut pada 16 April 2013 – 19 April 2013 dengan judul: “Kartini Bukan Pahlawan”, “Kartini ‘Bikinan’ Belanda”, “Kartini ‘Menjadi’ Gerwani”, dan “Kartini Sebagai Kuntilanak Wangi” dari artikel Petra Mahy yang berjudul “Being Kartini”. Terbit ulang terjemahan adaptatif miliknya ini dan tentu saja perangkaian menjadi satu tulisan utuh mendapat ijin dari Zen Rs.

Zen Rs adalah seorang esais dan novelis. Novelnya yang telah terbit dan merupakan prekuel dari film Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014) berjudul Jalan Lain ke Tulehu: Sepakbola dan Ingatan yang Mengejar (2014), diterbitkan Bentang Pustaka, Yogyakarta.

___________________________________________

Raden Ajeng Kartini, yang secara resmi tercatat sebagai pahlawan nasional nomor 23, bukanlah pahlawan nasional perempuan yang pertama. Posisi Kartini dalam daftar urut pahlawan nasional berada di bawah Cut Nyak Dien dan…

Lihat yang asli 5.140 kata lagi

Ulang Tahun Cheryl 2.0

Setelah beberapa hari yang lalu membuat post tentang soal primary 5 olimpiade level SMP yang berisi pertanyaan ulang tahun Cheryl, saya menemukan kembali soal dengan tipe serupa dan lagi-lagi tokoh utamanya Cheryl, Albert, dan Bernard. Namun kini ada orang keempat yaitu David. Berikut soal yang dimaksud

20150416012750Jika dilihat sekilas, soal kali ini lebih rumit karena pilihan tanggal ulang tahun yang diberikan oleh Cheryl semakin banyak. Walaupun pilihannya lebih banyak, secara alur logika, masih dapat dikerjakan dengan cara sebelumnya. Yang menarik adalah kini ada orang keempat bernama David yang membuat soal ini sedikit lebih rumit dari sebelumnya.

David diberikan satu set bulan dan tanggal dari Cheryl yang bulan dan tanggalnya berbeda dengan bulan dan tanggal ulang tahun Cheryl yang tidak diketahui.

Prosesnya seperti ini :

1. Albert (yang hanya tahu bulannya saja) mengatakan bahwa dia tak tahu tanggal ulang tahun Cheryl. Dia juga yakin bahwa Bernard pun juga tidak tahu

Sama seperti soal sebelumnya. Jika Albert mengatakan bahwa dia dan Bernard tidak tahu, maka bulan dari hari ulang tahun Cheryl bukan pada tanggal yang identik di bulan tertentu (tanggal yang tidak ada di bulan lainnya) sehingga May 15, May 16, May 19, Jun 17, Jun 18, Jun 20, Jun 22 pasti bukan hari ulang tahun Cheryl.

2. Bernard (yang hanya tahu tanggalnya saja) mengatakan bahwa dia tak tahu tanggal ulang tahun Cheryl meskipun setelah Albert berkata sesuatu pada poin (1)

Tanggal yang tersisa :

Jul 15, Jul 16

Aug 14, Aug 20, Aug 22

Sep 14, Sep 16, Sep 17, Sep 20

Bernard tetap tidak tahu hari ulang tahun Cheryl. Berarti tidak mungkin tanggal dari hari ulang tahun Cheryl adalah tanggal yang identik (setelah proses nomor 1). Jika tanggal ulang tahun Cheryl adalah tanggal yg identik, maka Bernard akan langsung tahu. Jadi tanggal Jul 15, Aug 22, dan Sep 17 pasti bukan hari ulang tahun Cheryl.

3. Albert tetap belum mengetahui kapan ulang tahun Cheryl. Dia juga yakin bahwa David tak tahu

Tanggal yang tersisa :

Jul 16

Aug 14, Aug 20

Sep 14, Sep 16, Sep 20

Albert tetap belum tahu kapan hari ulang tahun Cheryl. Berarti Jul 16 pasti bukan hari ulang tahun Cheryl karena Albert yang hanya tahu bulannya saja, pasti akan langsung mengetahui hari ulang tahun Cheryl jika benar Jul 16. Kemungkinan yang tersisa adalah bulan Agustus dan September. Ada clue bahwa David tak tahu tanggal ulang tahun Cheryl. Perlu diingat bahwa David diberitahu tanggal dan bulan yang sama sekali berbeda dengan hari ulang tahun Cheryl.

4. David mengatakan bahwa dia tak tahu tanggal ulang tahun Cheryl sesaat sebelum Albert mengatakan kalimat terakhir pada poin (3). Tetapi kini, David tahu bulannya apa

Tanggal yang tersisa :

Aug 14, Aug 20

Sep 14, Sep 16, Sep 20

Jika David tahu bulannya (tanggal yang diberi tahu Cheryl) apa, maka bulan dengan tanggal yang sama pastilah bukan hari ulang tahun Cheryl. Jadi Aug 14 dan Sep 14 bukanlah hari ulang tahun Cheryl.

5. Bernard juga mengaku tidak tahu tanggal ulang tahun Cheryl sesaat sebelum Albert mengatakan poin (3). Kini Bernard tahu hari ulang tahun Cheryl

Tanggal yang tersisa :

Aug 20

Sep 16, Sep 20

Bernard yang hanya mengetahui tanggalnya saja mengaku sudah tahu hari ulang tahun Cheryl. Dengan demikian, Sep 16 adalah hari ulang Cheryl karena jika tanggal yg diketahui Bernard adalah tanggal 20, dia tidak akan tahu apakah hari ulang tahun Cheryl Aug 20 atau Sep 20.

6. David tahu tanggal ulang tahun Cheryl

 Ingat bahwa David diberitahu bulan dan tanggal yg keduanya berbeda dengan hari ulang tahun Cheryl. Aug 20 dan Sep 20 adalah tanggal yang sama sehingga David tahu hari ulang tahun Cheryl adalah Sep 16

7. Albert kini tahu tanggal ulang tahun Cheryl.

 Alasan yang sama pada poin ke-5

Ulang tahun Cheryl Sep 16. Berarti tanggal dan bulan yang diberi tahu ke David haruslah Aug 20.

Beberapa teman saya mengatakan bahwa tanggal dan bulan yang diberitahu ke David kemungkinan Aug 20 atau Aug 14. Saya juga curiga bahwa pada poin ke-4, David langsung mengetahui bulan dari ulang tahun Cheryl. Hal ini tidak berarti membuang Aug 14 dari salah satu dari kemungkinan tanggal yang diberi tahu oleh Chery kepada David.

Soal Matematika Primary 5 Singapura (Versi bertele-tele)

math1eSore tadi saya membaca sebuah tautan yang berisi soal Matematika level primary 5 siswa Singapura (mungkin kalau di Indonesia setara kelas 5 SD). Jujur soal seperti ini berhasil membuat dahi saya berkerut. Betapa efektifnya komunikasi antara Albert yang hanya mengetahui bulan, dan Bernard yang hanya mengetahui hari dari ulang tahun Cheryl.

1. Albert mengatakan bahwa dia tidak tahu persisnya tanggal berapa Cheryl berulang tahun, tapi dia tahu kalau Bernard juga tidak akan tahu tanggalnya yang mana

Pada poin ini, Albert yang sudah tahu bulan dari hari ulang tahun memberi pesan bahwa bulan yang ia ketahui mempunyai tanggal yang tidak unik. Karena jika tanggal tersebut unik, Bernard tentu akan langsung tahu tanggal dan bulan berapa. Dengan demikian, bulan-bulan yang terdapat tanggal unik otomatis akan tercoret, yaitu bulan Mei dan Juni karena pada daftar bulan Mei terdapat tanggal 19 dan bulan Juni terdapat tanggal 18 di mana tanggal tersebut tidak ada di bulan lainnya.

2. Bernard mengatakan bahwa pada awalnya dia tak tahu kapan Cheryl berulang tahun, dan sekarang dia tahu kapan

Pada poin ini (setelah Mei dan Juni keluar dari list), Bernard yang hanya mengetahui tanggalnya saja, memberi pesan bahwa ia sudah tahu tanggal adalah ulang tahun Cheryl. Berarti hari dengan tanggal yang sama July 14 dan August 14 akan tereleminasi karena jika tanggal ulang tahun Cheryl yang sebenarnya adalah salah satu dari July 14 atau August 14, Bernard tentu tidak akan tahu. Kini pilihannya hanya tinggal 3 yaitu : July 16, August 15, dan August 17.

3. Albert kini sudah tahu tanggal berapa Cheryl berulang tahun

Albert yang hanya mengetahui bulannya saja, dengan 3 pilihan yang tersisa ini, sudah tahu tanggal berapa persisnya Cheryl berulang tahun. Jika Cheryl lahir pada August, tentu Albert tak akan tahu tanggal berapa yang benar. Oleh karena itu, Cheryl haruslah berulang tahun pada July 16

Seriously ini untuk anak SD?

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.199 pengikut lainnya.