Seribu Hilang Kemana?

Tipu-menipu Matematika Waktu SD Dulu

Dulu sekali, mungkin sekitar kelas 6 SD, seorang teman saya iseng memberikan pertanyaan matematika berupa soal cerita ke saya. Alasan dia memberikan soal itu ke saya karena waktu SD dulu, tiap pulang sekolah, guru kami memberikan soal perkalian 3 digit kali 2 digit dan berbagai macam soal perkalian yang lain. Siapa yang bisa menjawab, akan diperbolehkan keluar kelas duluan. Nah, tanpa saya mau pamer, jujur dulu saya selalu keluar duluan. Makanya teman saya itu memberikan saya soal matematika itu ke saya yang dia anggap saya jago matematika. Dan dia juga tidak tahu bagaimana pemecahannya. Dengan pengetahuan yang seadanya, akhirnya saya bisa memecahkan permasalahan itu. Tetapi sekian lama waktu berjalan, baru-baru ini, teman saya yang ada di Jogja mengirimkan soal ini lagi ke saya. Dan parahnya saya lupa bagaimana caranya. Tapi dia mengirimkan soal yang berbeda cerita, namun sama maksudnya. Soalnya begini

Saya punya 3 teman. Mereka bertiga membayar biaya kost masing – masing sebesar Rp25.000 dengan menitipkan semua uang itu ke saya. Berarti saya memegang uang Rp75.000. Lalu uang itu saya setor ke ibu kost. Ternyata Ibu kost memberikan saya imbalan sebesar Rp5.000 dari uang Rp75.000 tadi. Karena saya baik hati, saya memberikan teman saya yang bertiga tadi masing – masing Rp1.000 dan berarti saya mempunyai uang Rp.2000. Nah, kalau kita hitung lagi. Dapat dikatakan teman saya membayar Rp24.000, karena mereka masing – masing mendapat kembalian Rp.1000. Coba kita hitung lagi. Rp24.000 dikali 3, akan menghasilkan Rp72.000 ditambah lagi uang saya yang Rp2.000 maka total semua menjadi Rp.74.000, lah Rp1.000 nya kemana?

Emang bagi yang pernah memecahkan soal ini, mungkin hanya tersenyum-senyum jika lihat soal ini lagi, bahkan menertawakan. Tapi tujuan saya disini adalah memecahkan soal ini dengan cara yang lumayan beda dari anda, saya jamin. hehe

anggap kejadian diatas adalah reaksi kimia, lah apa hubungannya reaksi kimia dengan matematika? oke lihat saja.

anggap tiga teman saya itu A, B, C. Saya menjadi D, dan ibu kost menjadi E.

kalau dibuat mirip seperti reaksi kimia menjadi seperti ini:

matematik

nah coba hitung di bagian akhir dari reaksi, 24.000 kali 3 ditambah 3.000 itu akan menghasilkan 75.000, balik ke asal kan?

intinya dari soal diatas adalah salah operasi perkalian. hanya tertukar, sehingga yang Rp1.000 itu hilang.

4 pemikiran pada “Seribu Hilang Kemana?

  1. haha..lucu juga soalnya..pas gw baca sebelum liat pemecahan yg lo bikin, gw ngebalikin 75000nya ga pake cara reaksi kimia lo..cuma gw tambah2in aja (reaksi 2 aja klo pake cara lo)..jadinya kan tetep 75000

    klo yg 24000×3 tambah 2000 ya jelas emang salah..itu kan 2 hal yg berbeda ‘reaksi’ (kalo pake cara kimia lo)..makanya ga jd 75000 klo ditambahin..

    hhmm…gutte gutte..membuat gw tersenyum pagi ini.. =)

  2. he he he… gue seneng bangetz akhirnya dapet juga soal matematika yang menipu, (tentu aja buat nipu temen guwe yang pinter bangetz matematiknya soalnya guwe pernah kasih juga soal yang nipu ginian tapi sialnya dia bisa jawab semua
    contohnya :
    1. sebuahtanah dengan luas 16 m akan digali sebuah lubang dengan kedalaman 2m dan diameter 3m kemudian akan dibuat kolam
    pertanyaan: berapa jumlah tanah yang ada di dalam lubang?
    (tentu aja guwe piker dia akan pake rumus volume tabung)
    tapi tau tau dia bilang “yang ada bukan tanah tapi air begok!” makanya mulai saat ini guwe janji akan nyariian dia soal matematika yang bikin dia pusing 1000 keliling bukannya 7 pusing keliling!!! makasihyaw buat soalnya >_<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s