Driver Printer HP Deskjet F2200 Series di Ubuntu

Masalah driver seringkali menjadi masalah yang membuat kepala orang pusing tujuh keliling jika baru saja migrasi dari Windows ke Linux, dalam tulisan kali ini, saya memakai Linux Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope. Dengan kegiatan googling, kita akan mendapatkan semua informasi yang kita butuhkan. Langsung saja, untuk menginstall driver printer ini, kita perlu paket hplip yang dapat di download secara langsung di website HP untuk opensource . Disana tersedia lengkap mulai dari file yang kita butuhkan hingga step-step untuk menginstall driver ini melalui konsole.

Pertama-tama download terlebih dahulu file hplip di sini. Lalu buka terminal konsole. Sesuaikan direktori ke tempat dimana tadi anda menyimpan file hplip yang barusan anda download. lalu ketik

sh <nama file>

tinggal ikuti saja langkah-langkah yang ada 😀

tambahan informasi, klik di sini

Malaysia Takkan Berani Berperang dengan Indonesia

Oleh yusufistanto – 4 Juni 2009

Klaim Malaysia atas ambalat dan manuver  kapal perang malaysia menerobos masuk wilayah Indonesia di perbatasan cukup membuat panas dingin yang mendengarnya. Kita semakin geram ketika mendengar respon pemerintah yang cukup lunak seakan-akan kita takut berperang dengan Malaysia. Namun sebenarnya kita tidak perlu takut bersikap keras dengan Malaysia. Mereka akan berpikir seribu kali untuk berperang dengan Indonesia paling tidak cerita ini bisa merepresentasikan opini ini:

1. Beberapa waktu lalu saya pernah berwisata ke Serawak Malaysia tepatnya di Kota Kucing yang berbatasan langsung dengan provinsi Kalimantan Barat. Pada saat makan malam di tepi sungai saya mampir ke tenda yang berjualan nasi goreng. Tendanya tidak terlalu besar dan agak remang-remang. Penjualnya laki-laki sekitar berumur 40 tahun, dengan sigap menyajikan nasi goreng yang saya pesan. Berhubung agak sepi sambil makan kami mengobrol dengan penjual nasi goreng tersebut. Kalo siang istirahat ya pak? tanya saya. “Saya kerja kalo siang” jawabnya. kerja apa pak? tanya saya lagi penasaran. “askar” jawabnya lagi. Terkejut saya keheranan. Nampaknya penjual nasi goreng memahami keheranan saya. “heran ya kalo saya ini tentara, tentara disini lain nggak kaya tentara Indonesia garang-garang”. tersenyum saya mendengar penjelasannya, tapi memang ada benar juga. Tentara malaysia rambutya tidak secepak tentara Indonesia, Badannya juga kurang tegap seperti tentara Indonesia, cara bicaranya juga terlalu lembut untuk ukuran tentara Indonesia, kulitnya juga terlalu halus tidak sekeras tentara Indonesia dan sorotan matanya juga tidak setajam tentara Indonesia.

Maklum tentara kita terbentuk dari hasil perjuangan dan metode pendidikannya merupakan warisan PETA yang notabene bentukan tentara jepang era perang dunia ke II.

2. Ini cerita yang kedua. Pada waktu konflik ambalat pertama kali tahun lalu ada cerita yang cukup menarik mengenai aksi tentara kita terhadap kapal patroli malaysia. Pada saat itu di perairan karang unarang ambalat, kita sedang membangun mercu suar sebagai bukti kedaulatan kita disana.  Pembangunan mercu suar tersebut tidaklah mudah mengingat kapal malaysia sering mengganggu dengan sering mendekati mercu suar lalu mengerem mendadak sehingga ombak cukup besar menghantam mercu suar. Hal ini sangat menyulitkan para pekerja dalam menyelesaikan pembangunan. Sebenarnya di mercu suar tersebut ada dua tentara marinir yang berjaga dengan senjata lengkap dengan posisi senjata diarahkan pada Kapal Patroli Malaysia tersebut. Namun mereka tidak bisa berbuat banyak meningat tidak ada perintah menembak kecuali ditembak terlebih dahulu.

Tentunya bisa dibayangkan betapa jengkelnya tentara kita melihat gangguan tersebut tanpa bisa berbuat apa-apa melihat para pekerja berbasah-basah dan nyaris jatuh ke laut terkena terjangan ombak kapal. Mereka berpikir kalau begini terus caranya kapan bisa selesai pembangunan mercu suar tersebut sementara mereka harus berjaga kepanasan, kehujanan dengan pemandangan laut sejauh mata memandang.

Setelah kelelahan menganggu dengan ombak buatannya, Kapal Perang malaysia beristirahat di tengah laut dekat mercusuar. Sementara itu awak kapalnya tidur-tiduran dan duduk2 sambil baca koran di atas dek kapal. Terkejutnya mereka tiba-tiba di atas kapal sudah berdiri seorang tentara Indonesia dengan senjata mengarah pada mereka sambil membentak “siapa pemimpin disini”. Seseorang perwira kapal malaysia keluar dari kapal sambil mengangkat tangan “saya” jawabnya dengan sedikit gugup. “Pergi dari sini jauh jauh atau saya tembak” perintah Tentara Indonesia. Tanpa berpikir panjang Kapal Malaysia segera menarik sauh, menghidupkan Kapal dan menjauh dari Mercu suar. Sementara itu tentara kita langsung meloncat ke laut untuk kembali ke mercu suar. Sejak insiden tersebut tidak ada lagi kapal malaysia berani mendekat Mercu suar, sehingga pembangunan bisa lebih cepat.

Kejadian ini sempat jadi pembicaraan hangat di Kota Tarakan dan sempat diberitakan pada koran lokal. Walaupun insiden ini cukup beresiko tapi masyarakat di perbatasan cukup mengapresiasi keberanian tentara tersebut.

Berdasarkan cerita tersebut, menurut pemikiran saya Malaysia sebenarnya mengajak adu nyali tapi tidak ada niat untuk berperang. Saya merasa khawatir adu nyali ini diarahkan untuk tawaran perundingan yang akhirnya berujung kembali di Mahkamah Internasional seperti sipadan ligitan. Mengingat lobi-lobi Malaysia bisa dimainkan disana dan peluang mendapatkan ambalat bisa 50%:50%. Seharusnya Pemerintah jangan terpancing untuk berunding apalagi maju ke Mahkamah Internasional. Selesaikan saja secara fisik di perbatasan tersebut. Saya yakin tidak akan ada perang di ambalat kecuali hanya adu syaraf dan nyali. So… peluang Malaysia 0%.

source : http://public.kompasiana.com/2009/06/04/malaysia-tidak-akan-berani-berperang-dengan-indonesia/

Ketika Traffic Light Mati

Kejadiannya sepertinya sering kita lihat. Ketika traffic light mati, semua kendaraan yang berasal dari seluruh penjuru selalu saja rebutan untuk dapat melewati suatu persimpangan. Orang yang mengalah hanyalah sedikit dari sekian banyaknya mobil yang melwati persimpangan tadi. Kejadiannya ini baru saja diambil gambarnya tadi siang sekitar pukul 14.00 yang berlokasi di Simpang Dago Bandung. Memang traffic light disini baru kali ini saya liat tidak berfungsi, kendaraan yang datang dari utara dan selatan jalan Dago (Ir. H Juanda), Dipati Ukur, dan Siliwangi saling ngotot untuk dapat lewat. Akhirnya ditengah-tengah persimpangan terjadi kemacetan yang menurut saya dapat dicegah jika masing-masing pengguna kendaraan dapat mengalah.
simpang dago

disana tidak terlihat seorang pun polisi lalu lintas yang mengatur kemacetan. Padahal ketika saya baru datang sekitar 1 jam sebelum saya ambil foto ini, terlihat seorang polantas yang bertugas di pos kecil di dekat pintu Mc Donald. Huff, jika saja polantas lebih sigap

simpang dago

Saatnya Indonesia Unjuk Gigi

Roket RX-420 & CN-235 Militer:

Getarkan Australia, Singapura, Malaysia

Oleh Cardiyan HIS

Momentum ini harus dijaga terus dan ditingkatkan sebagai kebanggaan atas kemampuan teknologi sendiri. Jangan sampai karya insinyur Indonesia ini dijegal justru  oleh orang Indonesia sendiri (biasa) para ekonom-ekonom Pemerintah yang sering menganggap karya bangsa sendiri sebagai terlalu mahal dan hanya buang-buang uang saja untuk riset ….! Inilah musuh yang sebenarnya. Waspadailah  kawan-kawan insinyur Indonesia.

Meski sudah berlangsung 2 pekan yang lalu, peluncuran roket RX-420 Lapan ternyata masih jadi buah bibir. Anehnya bukan jadi buah bibir di Indonesia yang lebih senang ceritera Pilpres, tetapi di Australia, Singapura dan tentu saja di negara tetangga yang suka siksa TKI dan muter-muterin Ambalat yakni Malaysia.

Seperti diketahui roket RX-420 ini menggunakan propelan yang dapat memberikan daya dorong lebih besar sehingga mencapai 4 kali kecepatan suara. Hal itu membuat daya jelajahnya mencapai 100 km. Bahkan bisa mencapai 190 km bila struktur roket bisa dibuat lebih ringan. Yang punya nilai tambah tinggi ini adalah 100% hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia. Begitu pula semua komponen roket-roket balistik dan kendali dikembangkan sendiri di dalam negeri, termasuk software. Hanya komponen subsistem mikroprosesor yang masih diimpor. Anggaran yang dikeluarkan untuk peluncurannya pun “cuma” Rp 1 milyar. Kalah jauh dengan yang dikorupsi para anggota DPR untuk traveller checks pemenangan Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur BI yang lebih dari Rp. 50 milyar. Apalagi kalau dibandingkan dengan korupsi BLBI yang lebih dari Rp. 700 trilyun.

Mengapa malah menjadi buah bibir di Australia, Singapura dan Malaysia? Karena keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan satelit Indonesia bernama Nano Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik. Bila ini terlaksana Indonesia akan menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan sendiri. Indonesia dengan demikian akan masuk member “Asian Satellite Club” bersama Cina, Korea Utara, India dan Iran.

Nah kekhawatiran Australia, Singapura dan Malaysia ini masuk akal, bukan? Kalau saja Indonesia mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan damai atau keperluan macam-macam tergantung kesepakatan rakyat Indonesia. Maka otomatis pekerjaan ecek-ecek bagi Indonesia untuk mampu  meluncurkan roket sejauh 190 km untuk keperluan militer bakal sangat mengancam mereka sekarang ini pun juga!!! Kalau tempat peluncurannya ditempatkan di Batam atau Bintan, maka Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal kena roket Indonesia. Dan kalau ditempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan Malaysia Timur, maka si OKB Malaysia tak akan pernah berpikir ngerampok Ambalat. Akan hal Australia, mereka ada rasa takutnya juga. Bahwa mitos ada musuh dari utara yakni Indonesia itu memang bukan sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di masa depan dekat.

CN 235 Versi Militer

Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama “nyaho” kehebatan insinyur-insinyur Indonesia. Buktinya? Tidak hanya gentar dengan roket RX-420 Lapan tetapi mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih jauh dari CN235 versi Militer buatan PT. DI. Juga mencermati perkembangan PT. PAL yang sudah siap dan mampu membuat kapal selam asal dapat kepercayaan penuh dan dukungan dana dari pemerintah.

Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut pesawat-pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi terlalu banyak (“cuma” Rp. 30 trilun untuk infrastruktur total, SDM dan lain-lain) dan hanya jadi mainannya BJ Habibie. Tetapi mengapa Korea Selatan dan Turki mengaguminya setengah mati? Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235 terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya. Inovasi 40 insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 versi militer ini adalah penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat cukup ditambah satu saja CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang ada)  untuk mengusir kapal selam dan kapal perang Malaysia lainnya.

Nah, jadi  musuh yang sebenarnya ada di Indonesia sendiri. Yakni watak orang Indonesia yang tidak mau melihat orang Indonesia sendiri berhasil. Karya insinyur-insinyur Indonesia yang hebat dalam membuat alutsista dibilangin orang Indonesia sendiri terutama para ekonom pro Amerika Serikat dan Eropa: “Mending beli langsung dari Amerika Serikat dan Eropa karena harganya lebih murah”. Mereka tidak berpikir jauh ke depan bagaimana Indonesia akan terus tergantung di bidang teknologi, Indonesia hanya akan menjadi konsumen teknologi dengan membayarnya sangat mahal terus menerus sampai kiamat tiba.

Kalau ada kekurangan yang terjadi dengan industri karya bangsa sendiri, harus dinilai lebih fair dan segera diperbaiki bersama-sama. Misalnya para ahli pemasaran atau sarjana-sarjana ekonomi harus diikutsertakan dalam team work. Sehingga insinyur-insinyur itu tidak hanya pinter produksi sebuah pesawat tetapi setidaknya tahu bagaimana menjual sebuah pesawat itu berbeda dengan menjual sebuah Honda Jazz. Kalau ada kendala dalam pengadaan Kredit Ekspor sebagai salah satu bentuk pembayaran, tolong dipecahkan dan didukung oleh dunia perbankan, agar jualan produk sendiri bisa optimal karena akan menarik bagi calon pembeli asing yang tak bisa bayar cash.

roket RX 420 LAPAN

NB : Tulisan diatas saya dapat dari milis Keluarga Mahasiswa ITB, hanya saya tambahkan gambar agar kita semua tahu bentuk roket buatan anak negeri ini. Tujuannya agar kita berhenti menjadi negara yang minder dan bergantung kepada negara lain, kita tunjukkan bahwa negara ini kuat.

Pemilihan Presiden – Kemenangan Kita Semua

Tinta ungu itu masih saja belum hilang dari jari kelingking saya. Jadi saya merasa ada yang kurang jika momen 5 tahun sekali ini tidak masuk blog ini. Yap, pemilu presiden 2009 yang sedang di laksanakan di negeri ini membuat semua pasang mata semua rakyat Indonesia terbuka. Betapa event ini sangat penting bagi setiap kepala manusia yang hidup maupun yang masih tertera bahwa dialah warga negara Indonesia. 5 menit untuk 5 tahun begitulah jargon yang menyeruak muncul ketika pemilu presiden dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2009 pukul 08.00 – 13.00.

Berbeda dengan pemilu-pemilu terdahulu. Pemilu saat ini memang bukan pemilu terbaik yang pernah dilakukan oleh bangsa ini, namun pemilu kali ini adalah pemilu yang sudah berjalan dengan aman, lancar, dan damai. Jika kita berkaca pada salah satu negara di daratan Persia yang rusuh karena pemilu, tentunya kita sangat bersyukur keadaan negara ini aman-aman saja. Setidaknya hingga detik ini saya menulis artikel :D. Saya hidup di 5 Pemilu. 2 Pemilu diadakan pada zaman Orde Baru yang notabene tanpa pemilu pun kita sudah tau presidennya siapa, hanya wakilnya saja yang ganti. Dan 3 pemilu lainnya, pada tahun 1999, 2004, dan sekarang 2009, telah menjadi pemilu yang menurut saya demokratis, tanpa tekanan.

Ada hal yang menarik di pemilu 2009 ini, yaitu adanya Quick Count. Quick count adalah suatu metode hitung cepat jumlah suara dengan mengambil beberapa sampel dari sekian persen jumlah TPS yang ada, lalu dikumpulkan data tersebut yang sepertinya merepresentasikan jumlah persen sebenarnya jika kita menghitung secara manual. Quick count ini, berlangsung sangat cepat jika dibandingkan dengan hitung manual, pemilu selesai pukul 13.00 namun sudah tau siapa pemenangnya pada pukul 15.00. Namun hasilnya, tidak dapat dijadikan patokan, penghitungan dari KPU lah yang merupakan patokan. Saat ini, SBY-Boediono yang memimpin menurut hasil quick count.

Siapapun pemenangnya, yang penting, capres-cawapres tersebut dapat membuat janji-janji yang diucapkannya ketika kampanye menjadi terwujud. Memang mereka bukan superman, setidaknya munculkanlah keinginan untuk mengabulkan janji-janji yang mereka katakan. Karena pasangan capres-cawapres ini langsung pilihan rakyat, maka dapat saya katakan, rakyat lah yang menang

Wieteke Van Dort

Mungkin beberapa dari kita masih asing sama nama ini. Wieteke Van Dort adalah wanita berkebangsaan Belanda yang lahir di Surabaya pada tahun 1943 sebelum akhirnya Jepang masuk ke Indonesia. Beliau adalah seorang seniman serba bisa yang bisa menyanyi, akting, dan melawak.

Pertama kali saya dengan Wieteke Van Dort dari lagunya yang berjudul “Geef mij maar Nasi Goreng”. Lagunya kocak. Banyangin lah lidah belanda mengucapkan kata nasi goreng, terasi, kerupuk, dan berbagai makanan asli Indonesia lainnya juga disebut. Ini lirik dari lagu “Geef mij maar Nasi Goreng”

Toen wij repatrieerden uit de gordel van smaragd
Dat Nederland zo koud was hadden wij toch nooit gedacht
Maar 't ergste was 't eten. Nog erger dan op reis
Aardapp'len, vlees en groenten en suiker op de rijst

refr.:
    Geef mij maar nasi goreng met een gebakken ei
    Wat sambal en wat kroepoek en een goed glas bier erbij
    Geef mij maar nasi goreng met een gebakken ei
    Wat sambal en wat kroepoek en een goed glas bier erbij

Geen lontong, sate babi, en niets smaakt hier pedis
Geen trassi, sroendeng, bandeng en geen tahoe petis
Kwee lapis, onde-onde, geen ketella of ba-pao
Geen ketan, geen goela-djawa, daarom ja, ik zeg nou

refr.

Ik ben nou wel gewend, ja aan die boerenkool met worst
Aan hutspot, pake klapperstuk, aan mellek voor de dorst
Aan stamppot met andijwie, aan spruitjes, erwtensoep
Maar 't lekkerst toch is rijst, ja en daarom steeds ik roep

refr....

Yahoo360 Tutup

 Yahoo!® 360° BETA
Dear Yahoo! 360° customer,

Ð? ??c b?ng ti?ng Vi?t, xin vui lòng nh?p vào ???ng link cu?i trang.

On July 13, 2009, Yahoo! 360° will be closing and your new profile on Yahoo! will become the place where you connect with the people who matter to you most. With only fourteen days remaining, it’s important for you to save any information you’d like to keep, and begin transferring your blog to your new profile. Anything not saved from your Yahoo! 360° account before July 13, 2009, will no longer be accessible. Here are some details to guide you through the transition.

Yah, untuk kedua kalinya mendapat kabar menyedihkan dari Yahoo!, setelah Yahoo360, semacam layanan dari Yahoo yang memungkinkan kita untuk mempunyai homepage yang bisa di pasangin macem-macem widgets ini akhirnya menyusul nasib mbahnya Yahoo Briefcase untuk ditutup.