Film Meraih Mimpi – Masa Depan Cerah buat Anak-anak

meraih mimpi

Film baru dengan segmen anak-anak ini adalah berita segar bagi para orang tua yang sudah resah dengan semakin jarangnya film anak-anak buatan putra putri Indonesia. Langkah ini tergolong berani disaat tren film Indonesia saat ini masih di level film horror, percintaan remaja, dan religi. Saat ini anak-anak sepertinya ‘dipaksa’ untuk cepat dewasa karena hampir semua tontonan, dan musik yang mereka tonton dan mereka dengar adalah bukan film atau musik anak-anak, melainkan untuk orang-orang dewasa.

Saya heran mengapa produser kita sepertinya ogah membuat film dengan segmen penonton anak-anak ini. Sampai-sampai film animasi anak di Indonesia sepertinya telah di monopoli oleh luar negeri, sebut saja Pixar, Walt Disney, dan lain-lainnya. Pernahkah produser kita berpikir, membuat film anak-anak merupakan pasar yang besar. Mengapa saya berani menyebutkan seperti itu, coba saja kita lihat. Jumlah anak-anak di Indonesia bisa dikatakan berjumlah besar (walaupun saya tidak dapat menyebutkan jumlah persisnya) karena negara kita penduduknya tergolong besar di dunia. Bolehlah dikurangi lagi oleh terbatasnya bioskop yang hanya ada di kota-kota besar. Namun anak-anak tidak mungkin akan menonton film itu sendirian kan? minimal akan mengajak bapak atau ibunya. Tidak menutup kemungkinan anak tersebut menonton film itu dengan seluruh keluarganya. Jika promosi film anak-anak ini gencar dilakukan, mungkin film ini dapat dikatakan sukses (komentar dari seorang newbie :D:D).

Maksud saya menulis ini bukan berarti saya mengharapkan para produser justru ramai-ramai membuat film anak-anak seramai mereka membuat film-film dewasa seperti saat ini. Apalah artinya jumlah yang banyak dengan rendahnya kualitas yang ada. Diharapkan ada pendobrak-pendobrak baru yang dapat membuka mata para produser di negara ini untuk dapat membuat film anak-anak yang bermutu dan dapat menjadi bahan pelajaran bagi anak-anak selain pelajaran yang didapat di sekolah.

Nasib negeri ini, bergantung oleh bagaimana generasi sekarang mendidik generasi penerusnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s