Razia KTP – Hidup Layak atau

Fenomena yang sering terjadi pasca libur lebaran khususnya di ibukota Jakarta adalah razia KTP. Pemerintah beranggapan bahwa banyak warga pendatang baru yang memasuki Jakarta mengikuti arus balik mudik. Memang sebenarnya aneh jika kita sebagai warga negara berhak untuk hidup dimana saja. Tapi bagaimana sampai bisa dilarang seperti ini? apalagi sanksi terberat jika terjaring razia KTP biasanya berupa denda atau dipulangkan ke kampungnya masing-masing.

Kita tahu, bahwa Jakarta adalah kota besar dengan beribu impian yang membuat warga daerah ingin mencari peruntungan disana. Mengapa hal ini terjadi? mungkin karena tidak meratanya pembangunan antar daerah, sering kali kita dengar “hanya Jakarta terus yang dipoles, daerah lain dibiarin aja”. Selain itu, warga pendatang ini pada umumnya tidak mempunyai keahlian sebagai bekal untuk dapat hidup di ibukota. Modal nekat! Sekali lagi kita tidak dapat menimpakan kesalahan sepenuhnya kepada para pendatang ini.

Peran media juga sangat berpengaruh terhadap citra dari ibukota sendiri. Sering kita lihat tayangan – tayangan seperti sinetron hampir seluruhnya menampilkan cerita berupa suatu keluarga yang kaya raya dengan mobil sederet, dan yang terakhir, tinggal di Jakarta. Ini seakan-akan mempresentasikan bahwa seluruh orang yang hidup di Jakarta keadaannya seperti itu. Kawan-kawan kita yang berada di daerah terpencil, dengan pengetahuan tentang ibukota yang terbatas (mungkin sebatas dari televisi) tentu akan mudah termakan mimpi-mimpi di siang bolong jika sering menonton tayangan-tayangan seperti itu.

Melarang orang untuk tinggal di kota tertentu bukanlah suatu solusi. Itu hanya memperpanjang daftar masalah. Membuat seakan-akan Jakarta menjadi kota yang berada di negara lain, tidak boleh sembarang orang masuk. Mungkin ini dapat menjadi sebuah cermin diri dari kinerja pemerintah. Sumber daya alam yang sebagian besar berasal dari daerah, tetapi daerah tersebut tidak dapat menikmati hasilnya. Pembangunan yang hanya di kota itu-itu saja dan kurangnya lapangan kerja yang ada.

CMIIW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s