Save as Draft

Mungkin ada juga yang sering mengalami suatu situasi di mana anda sudah mengetik suatu artikel panjang lebar, namun seketika itu pula tulisan tersebut dibuang karena merasa tulisan ini sampah. Entah dibuang dengan cara di delete (jika menggunakan komputer), diremuk-remuk kertasnya menjadi bola lalu dibuang ke bak sampah, atau yang terakhir yang merupakan favorit saya, Save as Draft lalu tak disentuh kembali di kemudian hari

Beruntung tulisan ini tidak berakhir ke Save as Draft

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s