Pagi

Terpaan sinar matahari yang mulai turun dari waktu ke waktu

semakin bertambah detik dan menit, kau semakin terlihat menyala

burung-burung bersahutan, seakan rapat untuk mau mencari makan dimana

seekor kucing yang sedang bermalas-malasan

seorang bapak yang sedang menyapu sampah di pinggiran jalan

ketika kopi mulai diseduh, minuman pemerkaya jiwa, pembuat semangat

ketika bunyi decit pintu menandakan bahwa bisnis dimulai

siswa sekolah yang mengantri angkot

bapak polisi yang memulai bunyi sempritan pertama mereka

Iklan

Berbagai Quote dari Howard Wolowitz

Quote ini saya kumpulkan dari berbagai sumber di internet, hanya saya ambil yang kira-kira lucu atau menggelikan menurut saya.

Bagi yang belum tahu siapa itu Howard Wolowitz, mungkin bisa mulai menonton serial The Big Bang Theory, sekarang ongoing di season 5.

berikut quote dari Howard :

  • i want to be your derivative, so i can lay tangent to your curves
  • why don’t we go back to my place, so i can show you the exponential growth of my natural log
  • i’m like pi baby, i’m really long and i go on forever
  • if i was an endoplasmic reticulum, how would you want me : smooth or rough?
  • it’s not the length of the vector that counts, it’s how you apply the force
  • i wish i was your differential equation homework, because then i’d be really hard and you’d be doing me on your desk
  • you must be the square root of two, cause i feel irrational around you
  • let’s take each other to limit, and see if we converge
  • hey girl, do you love water? that means you love 80% of me
  • are you a 90 degree angle? cause you lookin right
  • what do you say we go back to my room and do some math? add a bed, subtract our clothes, divide your legs and multiply
  • you must be auxin, cause you are causing me to have rapid stem elongation
  • i might not be as efficient as carnot, but that just means our equipment will be that much hotter
  • if i could rearrange the periodic table, i would put "U" and "I" together
  • if i increase my current, will that decrease your resistance?
  • baby, let’s be chemist and do it on the table, periodically
  • i have mass, you have mass, there’s attraction between us
  • 4 girls with fake boobs? silica tetrahedron
  • my name? Bond, Covalent Bond

Reaktif, Proaktif, dan Provokatif

Sebelumnya kita harus tahu definisi ketiga kata yang manjadi judul tulisan ini, yaitu apa itu reaktif, proaktif, dan provokatif. Saya ambil dari KBBI

Reaktif : sifat cenderung, tanggap, atau segera bereaksi thd sesuatu yg timbul atau muncul(adjektiva)

Proaktif : lebih aktif (adjektiva)

Provokatif : bersifat provokasi; merangsang untuk bertindak; bersifat menghasut (adjektiva)

Ternyata definisi Proaktif dari KBBI kurang memuaskan saya karena tidak menjelaskan sesuatu, oleh itu saya coba melihat referensi dari luar yaitu oxford dictionary

adjective
  • (of a person or action) creating or controlling a situation rather than just responding to it after it has happened:

http://oxforddictionaries.com/definition/proactive

sesuai dengan ekspektasi saya!

Oke, mengapa sih kita perlu memilih antara kapan bersifat reaktif dan kapan untuk bersifat proaktif ketika ada yang melakukan provokasi? karena disitulah nanti terlihat apakah orang cukup wise atau tidak dalam menaggapi sesuatu.

saya akan memaparkan sebuah contoh nyata dua perbedaan sifat ini

Pada suatu hari, terdapat orang sebut saja A yang sedang membuat sesuatu, anggap lah barang buatannya itu sudah cukup bagus bagi si A. Lalu datang orang lain sebut saja B, menilai barang yang dibuat oleh A. Demikian dialog yang terjadi diantara keduanya

B : ini barang buatanmu A? hanya segini saja? ah yang benar saja kamu

apakah tanggapan A? jika A menanggapinya dengan

A : memangnya kau pernah membuat barang seperti ini? lebih bagus kah dengan yang aku buat?

atau dengan

A : oh begitu ya, bagian mana yang kau anggap “segini saja”? apakah ada masukan untukku agar lain kali bagian yang kau anggap “segini saja” akan menjadi lebih baik ke depannya.

untuk kasus diatas bolehlah perkataan pertama si B kepada A adalah suatu provokasi. Kemudian pernyataan pertama A adalah sikap reaktif, dan perkataan kedua dari A adalah sifat proaktif. Terserah bagaimana kita menilainya dua tanggpan tersebut. Tapi ada dua hal dasar yang sangat berbeda efeknya jika kita memilih reaktif atau proaktif

tanggapan reaktif, hanya membuat si provokator bersorak sorai gembira. Karena tanggapan ini amat mudah di eksploitasi lebih lanjut. Mengapa? karena tanggapan ini TIDAK berbicara tentang konten yang dibawa oleh si provokator melainkan mengalihkan topik pembicaraan saja lalu menyerang personal dari si provokator.

tanggapan proaktif tentu jauh lebih baik karena kita menuntut si provokator untuk ikut berpikir lagi tentang apa yang dilontarkannya ke kita. Jika si provokator ini asal bicara ke kita, tentu akan kelihatan nantinya, apakah komentar dari si provokator ini benar-benar berbobot atau asal bunyi. Kalaupun benar-benar berbobot, tentu kita tidak ada ruginya, kita telah menemukan orang yang tepat dan yang mengerti tentang pekerjaan kita sehingga nantinya terdapat berbagai masukan positif ke kita.

sayangnya saya belum menemukan kasus dimana sikap reaktif lebih baik untuk menanggapi sesuatu kecuali di lab kimia

Orang Orang Proyek

Orang – Orang Proyek merupakan buku kedua karya Ahmad Tohari yang saya baca. Seperti biasa, khas Ahmad Tohari dari buku Ronggeng Dukuh Paruk hingga buku ini yaitu beliau sangat jago mendeskripsikan kehidupan di kampung. Mulai dari suasana alam, perilaku orang kampung, hingga yang tidak dapat kita lihat dan dengar meskipun  kita berada di kampung seperti bunyi-bunyi binatang malam. Bagi yang pernah merasakan hidup di kampung, mungkin akan teringat kembali bagaimana damai nya hidup di kampung. 😀

2011-09-27 07.26.38

Buku ini bercerita tentang seorang sarjana bernama Kabul yang sedang memimpin sebuah proyek pembangunan jembatan di suatu kampung. Kabul dulunya adalah aktivis kampus, penuh dengan semangat idealisme. Latar dari buku ini adalah sekitar awal 1990-an, dimana Orde Baru sedang jaya-jayanya. Zaman partai hanya 3 buah. Sebagai seorang insinyur sipil, tentu saja Kabul ingin jembatan yang di bangunnya dapat awet, atau minimal memenuhi standar mutu yang dapat bertahan hingga minimal 10 tahun sesuai undang-undang.

Namun di tengah jalan, selalu ada saja hambatan non teknis yang membuatnya sulit melakukan itu. Dana yang di potong, keperluan untuk partai penguasa, bahan baku yang diturunkan kualitasnya, hingga waktu proyek yang di kebut hanya agar selesainya proyek bertepatan dengan HUT partai penguasa sehingga menjadi bahan kampanye untuk pemilu.

Hingga akhirnya Kabul mengundurkan diri sebagai pemimpin proyek tersebut karena ia menentang kebijakan kepala kontraktor yang memintanya menggunakan rangka besi bekas bongkaran untuk dipakai sebagai rangka lantai jembatan serta menggunakan pasir yang buruk mutunya.

Memang sebagian besar cerita buku ini adalah tentang proyek. Namun diluar itu kita dapat menemukan berbagai cerita tentang kehidupan kuli-kuli proyek, bagaimana mereka terhibur oleh banci, warung tegal di dekat proyek, hingga kisah Kabul dengan salah satu pegawainya yang bernama Wati. Kejadian terlucu adalah ada warga yang kehilangan anak perjaka nya, anak perjakanya ikut sebagai kuli proyek, sudah tidak pulang ke rumah selama beberapa hari, orang tuanya percaya bahwa anaknya telah dijadikan tumbal pembangunan jembatan dengan cara di cor hidup-hidup di fondasi tiang jembatan. Alangkah konyolnya!

Buku ini sangat rekomended untuk para calon2 sarjana, aktivis, dan lainnya. Betapa berbedanya alam dalam kampus dengan di luar kampus. Kondisi ideal 100% merupakan hal yang mustahil. Pinter-pinter kita nantinya, apakah memilih menjadi rimbunan pohon bambu yang mengikut arah angin, atau menjadi pohon beringin yang kokoh melawan angin?

FR Gathering Serapium Kaskus

Gathering Serapium Kaskus, diadakan pada tanggal 18 September 2011 di kota tua, lebih tepatnya di pelataran museum Fatahillah Jakarta Utara. Museum ini jadi saksi betapa berseminya bangsa Belanda (entah membangun atau menjajah) Indonesia karena tempat ini dulunya adalah kantor gubernur

2011-09-18 16.46.14

Oke, sedikit tentang tempatnya, saya akan ceritakan FR versi saya

Kami berangkat dari bandung bertiga, saya, missnn, ama neoarm23 janjian berangkat bareng dari bandung naik travel. Makasih buat neoarm yang dah mau kita repotin ngurus keberangkatan untuk mesen travel. Travel berangkat pukul 9.45 pagi dari BTC. Lumayan agak jauh dari tempat kosan kita. Saya dan missnn di Cisitu, neoarm di Tubagus Ismail. Kita janjian di pangkuan Ronald (anak ITB sekitarnya pasti tau) di simpang Dago.

Missnn dah nyampe disana duluan sambil makan mc Flurry, duduk sendirian macam anak ilang haha. neoarm belom nongol, setelah saya SMS, katanya ada rapat di asramanya (dasar aktipis!) jadi minta kita buat berangkat duluan ko BTC. Darisana mau ke fotokopian deket kampus, missnn mau fotokopi KTM nya biar dapet diskon ternyata pada tutup semua, ya udah langsung naik angkot Sadang Serang. Lalu lintas Bandung seperti yang udah gw prediksi pasti macet kalau hari minggu. Kita stuck di deket BEC, akhirnya gw mutusin turun disitu, jalan bentar ke jalan padjajaran biar langsung naik angkot arah Gunung Batu. Rupanya ni angkot doyan ngetem juga, neoarm dah sampe tempat travel ternyata.

Untung aja sengetem-ngetemnya angkot, sampai juga di BTC tepat waktu. Di travel kita cerita2 macem2. Gw duduk sebelah missnn, neoarm di belakang. Tol ga macet. Sampai mangga dua sekitar jam 12an siang. Naik angkot ke arah kota. Sampai sana kepagian, karena janjinya jam 2 siang.

Pertama kali ketemu anak serapium yaitu om adit ama temennya (sorry lupa namanya 😦 ). lalu dateng om natheo ama om danny. Sekitar jam 3 mulai ramai berdatangan.

Yang pertama adalah sesi perkenalan. Sulit bagi saya buat hapalin orang sebanyak itu dalam waktu singkat. Alhasil kalau disuruh inget2 nama, pasti ga sukses. Karena banyak banget yang dateng. Gathering kedua terbanyak orangnya yang pernah saya datengin. Gathering kaskuser ITB di Koboy itu yang paling rame.

Setelah perkenalan, kita bahas buku2 yang kita bawa kesana. Sialnya kenapa yang saya bawa itu buku Grand Design nya Stephen Hawking yak. Padahal itu bukan buku yang saya anggap terbaik (mungkin karena terjemahannya rada rada gitulah). Terpaksa ngomongin sedikit fisika partikel :hammer: yang pastinya tidak sangat menarik karena susah dimengerti bagi orang non fisika.

Koleksi bukunya anak2 serapium gokil. Saya ngiler bukunya om adit yang 1001 itu. Pengen tanya dapet dimana malah lupa. Gara2 om Danny, jadi ngiler baca The Alchemist yang Nicolhas Flamel. Kalau The Alchemist nya Paulo Coelho mah dah baca. Ternyata ada yang suka koleksi nya mbah Pram juga. Tapi tetep saya mau baca Orang-Orang Proyek nya Ahmad Tohari, ternyata om Danny punya. Lagi mau minjem akhirnya

Makin gelap, makin rame aja neh pelataran meseum Fatahillah. Ternyata bakal ada kayak pasar malam, jadi inget buku mbah Pram, Bukan Pasar Malam. Terasa banget hawanya disana. Kangen banget ama suasana ramai gini karena selama di Bandung habitat saya ga jauh2 dari Kosan-Kampus-Himpunan.

Kira2 ampe jam 6 sore kita nungguin kehadiran Putri Dangdut yang katanya mau bawa jaket. Karena dah pesen travel 18.45, saya ama missnn cabut duluan. Neoarm ga ikutan ke bandung, mau ke bekasi. Sampai bandung jam setengah 10, angkot2 Cisitu dah ga ada tuh, akhirnya muter lewat dago, Anter dulu missnn ampe depan kosannya (jadi inget kerjaannya taplok :hammer: ). Baru saya balik ke kosan

Bongkar Keyboard Untuk Layout Dvorak

Setelah mendapatkan pencerahan dari Sammy – Editor utama Mathco dan sedikit “racun” dari ezine yang diterbitkan oleh dvzine.org tentang enaknya memakai keyboard dengan layout dvorak, maka saya mengambil keputusan untuk mulai memakai keyboard ini.

2011-09-10 10.42.59

Sebenarnya tidak perlu mengganti layout keyboardnya secara fisik, karena windows telah menyediakannya di control panel. caranya ada di web dvzine yang telah saya berikan diatas.

Sebenarnya bukan baru-baru ini saya memakai keyboard ini, dulu saya telah memakai tetapi hanya sebentar saja. belajar pun baru sampai homerow saja, yaitu AOEU HTNS. Saya sedikit kesulitan menghapal posisi huruf-hurufnya. namun karena keyboard ini menjanjikan kecepatan yang lebih daripada keyboard QWERTY, saya rela membongkar keyboard laptop untuk disusun menjadi berlayout dvorak.

Beruntung Toshiba type M punya keyboard yang mudah dibongkar tanpa obeng sekalipun

2011-09-10 10.34.11

kini tinggal perlancar saja di web http://learn.dvorak.nl/